News  

Yuk, Intip Faktor-Faktor yang Bikin Harga Bitcoin Turun di Awal 2024! – Jurnal Faktual

Realita.id – Tahun 2024 dimulai dengan lonjakan harga Bitcoin yang mencapai rekor baru di atas USD 45.800 atau sekitar Rp 710,6 juta (kurs Rp 15.516 per dolar AS). Namun, fluktuasi harga terjadi akibat tekanan jual.

Fyqieh Fachrur, seorang trader Tokocrypto, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab penurunan harga Bitcoin adalah ekspektasi negatif terhadap ETF Bitcoin, yang mempengaruhi sentimen investor.

ETF Bitcoin adalah instrumen investasi yang melacak harga Bitcoin dan diperdagangkan di bursa saham.

“Faktanya, dalam jangka pendek, harga BTC masih menunjukkan tren bullish, dengan harga mengikuti garis tren naik. Pemulihan harga yang baru saja terjadi dari posisi terendah menunjukkan bahwa investor tetap optimis terhadap prospek persetujuan ETF oleh SEC,” kata Fyqieh.

Fyqieh juga menambahkan bahwa kenaikan harga Bitcoin pada Jumat, 5 Januari 2024, dipengaruhi oleh publikasi FOMC Minutes dari The Fed, yang menciptakan suasana positif di pasar kripto.

Dokumen tersebut menunjukkan optimisme dalam mengurangi risiko inflasi dan mencatat bahwa tingkat suku bunga telah mencapai puncaknya.

Diperkirakan bahwa pasar kripto dan Bitcoin akan mengalami volatilitas di akhir pekan ini.

Hal ini terkait dengan sentimen pasar yang berkaitan dengan pengumuman Non-Farm Payrolls (NFP) pada Jumat, 5 Januari 2024 dan kemungkinan persetujuan ETF Bitcoin spot yang sangat diantisipasi.

Data NFP menjadi faktor penting bagi manajemen aset dan investor, karena dapat memberikan petunjuk tentang kebijakan selanjutnya dari The Fed, yang berpotensi mempengaruhi pergerakan pasar.