News  

Utang Google, Facebook, TikTok di Rusia Tiba-Tiba Lenyap! Putin Dalangnya? – Jurnal Faktual

Realita.id – Setelah masa tegang, Rusia tampaknya mulai mengurangi tekanan terhadap perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) yang sebelumnya dituduh melanggar hukum dan kebijakan negara tersebut.

Laporan terbaru dari Reuters yang dikutip dari CNBC Indonesia menyebutkan bahwa beberapa denda yang sebelumnya dijatuhkan oleh pengadilan Rusia kepada Alphabet (Google, YouTube) dan Meta (Facebook, Instagram) telah dihapuskan.

Langkah serupa juga diterapkan terhadap TikTok dan Telegram yang sebelumnya terdaftar sebagai pengutang di dokumen pemerintah Rusia.

Perubahan sikap ini menyoroti pergeseran kebijakan dari pemerintah Vladimir Putin yang sebelumnya berseteru dengan perusahaan teknologi AS sejak 2022.

Konflik tersebut dimulai setelah invasi Rusia ke Ukraina yang menimbulkan kecaman internasional, termasuk protes melalui platform digital.

Rusia juga mewajibkan penyedia platform untuk menyimpan data pengguna di dalam negeri, tunduk pada hukum yang berlaku.

Namun, di tengah perubahan ini, tidak semua perusahaan AS mendapat keringanan dari Rusia.

X (sebelumnya Twitter) dan Twitch masih tercatat sebagai ‘pengutang’, dengan denda masing-masing sebesar 51 juta rubel (Rp 8,7 miliar) dan 23 juta rubel (Rp 3,8 miliar).

Sampai saat ini, baik X maupun Twitch belum memberikan respons terkait status mereka.

Pertanyaannya, apakah perubahan ini menandakan adanya kelembutan Putin terhadap raksasa teknologi AS?

Ataukah ini hanyalah strategi sementara untuk meredam ketegangan yang sedang meningkat?

Sampai saat ini, belum ada penjelasan resmi dari Rusia maupun AS.

Namun, perkembangan ini menjadi sorotan dunia, terutama di tengah perdebatan perang dingin antara kedua negara adidaya ini.