News  

Ukuran Bukan Segalanya – Realita.id

Realita.id – Israel, sebuah negara kecil yang terletak di Timur Tengah, telah mengukir prestasi luar biasa dalam membangun fondasi ekonomi yang stabil sejak kemerdekaannya pada Mei 1948.

Meskipun saat didirikan, pendapatan per kapita mereka hanya sekitar USD 400-500, Israel telah menorehkan pertumbuhan ekonomi yang gemilang sepanjang sejarahnya.

Dari awal, Israel telah menancapkan dasar yang kuat untuk pasar ekonomi yang stabil. Pada era 1970-an, sektor industri seperti pupuk, pestisida, farmasi, bahan kimia, plastik, dan logam berat tumbuh pesat di Israel.

Pada dasawarsa 1980-an, migrasi sejumlah besar tenaga kerja dari Silicon Valley menuju Israel terjadi. Meskipun menetap di Israel, komunitas Yahudi ini berhasil membentuk pusat-pusat riset dan pengembangan untuk perusahaan-perusahaan teknologi utama AS seperti Microsoft, IBM, dan Intel.

Pada tahun 2006, produk domestik bruto (PDB) Israel dan keseimbangan kemampuan berbelanja mereka mencapai $195 miliar dan PDB per kapita sekitar $31.767. Pertumbuhan ekonomi Israel mencapai 8% pada kuartal akhir tahun 2006. Tahun 2010, Israel diundang untuk bergabung dengan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi, mengakui kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di negara tersebut.

Namun, di tahun 2023, meskipun ekonomi Israel memasuki masa dengan surplus transaksi berjalan, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang rendah, dan cadangan devisa yang tinggi, perlambatan aktivitas ekonomi global mulai berimbas pada investasi dan pertumbuhan ekonomi Israel. Proyeksi PDB Israel diperkirakan tumbuh sekitar 2,9% pada tahun 2023 dan 3,3% pada tahun 2024.

Israel juga berhasil melalui berbagai krisis, terutama saat krisis keuangan global pada tahun 2008. Meskipun demikian, ekonomi Israel terus menunjukkan peningkatan signifikan.

PDB Israel terus meningkat, mencapai USD 411,73 miliar dengan pendapatan per kapita sebesar USD 44,320 miliar pada tahun 2020.

Salah satu pilar utama pertumbuhan PDB Israel adalah keberhasilan mereka sebagai pusat manufaktur dan perdagangan berlian terkemuka di dunia.

Di samping menjadi sentra perdagangan berlian, Israel juga dikenal sebagai produsen bahan kimia dan produk kimia yang terkemuka.

Keberhasilan luar biasa ini membuktikan bahwa dimensi geografis bukanlah satu-satunya penentu bagi suksesnya perekonomian suatu negara.

Israel, dengan ukuran yang relatif kecil, telah menegaskan bahwa inovasi, fokus pada sektor kunci, dan kolaborasi dapat menjadi fondasi kokoh bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.