News  

Saipul Jamil Kembali Di Tangkap Polisi, Diduga Terjerat Kasus Narkotika – Jurnal Faktual

Realita.id – Penyanyi dangdut Saipul Jamil kembali menjadi sorotan publik setelah ditangkap oleh polisi karena dugaan kasus narkotika.

Bagaimana kisah hidup dan karier sang pedangdut yang pernah bersinar di panggung hiburan?

Saipul Jamil, atau yang akrab disapa Bang Ipul, lahir di Brebes, Jawa Tengah, pada 8 April 1978.

Sejak kecil, ia sudah menunjukkan bakat bernyanyi dan mengikuti berbagai lomba menyanyi di daerahnya.

Ia juga aktif di organisasi keagamaan dan sempat menjadi pengurus remaja masjid.

Pada tahun 1999, ia memutuskan untuk merantau ke Jakarta untuk mengejar mimpinya menjadi penyanyi dangdut.

Ia bergabung dengan grup orkes dangdut Soneta pimpinan Rhoma Irama dan menjadi vokalisnya.

Ia juga mulai merilis album solo dan berduet dengan penyanyi dangdut lainnya, seperti Dewi Persik, Inul Daratista, dan Fitri Carlina.

Karier Saipul Jamil semakin melejit ketika ia menjadi juri di berbagai ajang pencarian bakat dangdut, seperti D’Academy, Bintang Pantura, dan Liga Dangdut Indonesia.

Ia dikenal sebagai juri yang kocak, ceria, dan suka memberikan komentar yang menghibur.

Ia juga sering tampil di acara-acara televisi lainnya, seperti Pesbukers, Opera Van Java, dan Dangdut Never Dies.

Namun, di balik kesuksesan dan popularitasnya, Saipul Jamil ternyata menyimpan banyak masalah.

Pada tahun 2016, ia ditangkap oleh polisi karena diduga melakukan pencabulan terhadap seorang remaja laki-laki berinisial DS.

Ia divonis lima tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Tak hanya itu, ia juga terlibat kasus suap terkait perkara asusilanya.

Ia diduga menyuap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara sebesar Rp 50 juta untuk mendapatkan keringanan hukuman.

Ia pun divonis tambahan tiga tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.

Setelah menjalani hukuman selama delapan tahun, Saipul Jamil akhirnya bebas pada September 2021.

Ia disambut meriah oleh para penggemar dan rekan-rekan artisnya. Ia juga kembali tampil di televisi dan mengaku ingin memperbaiki diri dan kembali ke jalan yang benar.

Namun, harapan itu pupus ketika ia kembali ditangkap oleh polisi pada Jumat, 5 Januari 2024.

Ia diamankan di Halte Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, karena dugaan kasus narkotika.

Aksi penangkapan itu terekam dalam video yang viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat Saipul Jamil mengamuk dan berteriak-teriak saat ditangkap.

Ia juga duduk di jalan di belakang sebuah busway sambil terus dibujuk oleh polisi agar mau dibawa ke kantor polisi.

Kapolsek Tambora, Kompol Donny Agung Harvida, membenarkan bahwa pihaknya mengamankan Saipul Jamil dan masih melakukan pemeriksaan terkait kasusnya.

Hasil tes urine Saipul Jamil menunjukkan bahwa ia negatif menggunakan narkoba.

Namun, polisi masih menunggu hasil tes rambutnya untuk memastikan apakah ia pernah menggunakan narkoba dalam jangka waktu tertentu. Jika terbukti, ia bisa kembali masuk penjara.

Kasus Saipul Jamil ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat. Ada yang menyayangkan nasib sang pedangdut yang kembali tersandung masalah hukum.

Ada juga yang mengkritik perilaku Saipul Jamil yang dianggap tidak kapok dan tidak menghargai kesempatan kedua yang diberikan kepadanya.

Beberapa pihak juga mengecam stasiun televisi yang masih memberikan ruang bagi Saipul Jamil untuk tampil di layar kaca.

Mereka menganggap bahwa hal itu tidak etis dan tidak memiliki empati terhadap korban-korban Saipul Jamil.

Bahkan, ada yang membuat petisi online untuk memboikot Saipul Jamil dari industri hiburan.

Saipul Jamil kini harus menghadapi konsekuensi dari perbuatannya. Ia harus bertanggung jawab atas kasus narkotika yang menjeratnya.

Ia juga harus memperbaiki citranya yang sudah tercoreng di mata publik.

Apakah ia akan bisa bangkit kembali dari keterpurukan? Ataukah ia akan terus terjerumus ke dalam lubang hitam narkoba? Hanya waktu yang bisa menjawab.