News  

Profil, Rekam Jejak, Aksi, dan Latar Belakang – Jurnal Faktual

Realita.id – Queers For Palestine, sebuah gerakan yang mencoba menggabungkan advokasi LGBT dengan pembebasan Palestina, telah menarik perhatian dunia.

Meski mendapat kritik dan cemoohan karena hak-hak LGBT hampir tidak ada di dunia Muslim, termasuk di wilayah Palestina, gerakan ini tetap berdiri teguh dalam perjuangannya.

Profil dan Rekam Jejak

Queers For Palestine adalah gerakan yang terdiri dari berbagai individu dan kelompok, termasuk Queer Artists for Palestine dan Queers in Palestine.

Mereka berkomitmen untuk menentang kekerasan sistemik dan ketidaksetaraan – terhadap Palestina, dan terhadap semua orang di mana saja.

Salah satu anggota terkenal dari gerakan ini adalah Hamza Abuhamdia, seorang seniman dan arsitek queer yang lahir di Amman, Yordania, dari orang tua Palestina yang diasingkan.

Ayahnya, Maysara Abuhamdia, adalah pejuang perlawanan Palestina terkenal yang dipenjara dua kali oleh tentara Israel sebelum diasingkan ke Yordania.

Aksi dan Aktivitas

Queers For Palestine telah melakukan berbagai aksi untuk mendukung Palestina. Misalnya, Queer Artists for Palestine telah bergabung dengan seruan global untuk gencatan senjata permanen di Gaza.

Mereka berjanji untuk tidak tampil atau berpartisipasi dalam acara publik di Israel sampai Palestina bebas.

Sementara itu, Queers in Palestine telah membuat pernyataan yang menentang taktik kolonial dan imperialist yang mencoba untuk mengasingkan mereka dari masyarakat mereka, dan mengasingkan masyarakat mereka dari mereka, atas dasar keberadaan mereka sebagai queer.

Latar Belakang

Gerakan Queers For Palestine muncul dalam konteks konflik Israel-Palestina yang berkepanjangan. Meski Israel berada di garis depan hak-hak LGBT di Timur Tengah, Palestina memiliki sejarah panjang penindasan terhadap komunitas LGBT.

Ini menciptakan paradoks yang menantang bagi gerakan Queers For Palestine, yang berusaha untuk mendukung hak-hak LGBT sambil juga menentang penindasan terhadap Palestina.

Namun, meski menghadapi tantangan ini, Queers For Palestine tetap berkomitmen untuk berjuang demi keadilan dan kebebasan.

Seperti yang dikatakan oleh Queer Artists for Palestine, “Pembebasan queer pada dasarnya terikat dengan impian pembebasan Palestina: penentuan nasib sendiri, martabat, dan akhir dari semua sistem penindasan”.

Meski kontroversial, gerakan ini menunjukkan bagaimana identitas dan politik dapat saling terkait dalam cara-cara yang kompleks dan tak terduga.

Dengan berdiri teguh dalam perjuangannya, Queers For Palestine menantang kita semua untuk mempertimbangkan bagaimana kita dapat berjuang untuk keadilan dan kebebasan dalam cara kita sendiri.