News  

Prabowo Punya Harta Rp 2 Triliun, Lebih Kaya dari Jokowi dan Seluruh Menterinya – Jurnal Faktual

Realita.id – Pemilu Presiden 2024 semakin dekat, dan salah satu kandidat yang menarik perhatian adalah Prabowo Subianto.

Mantan Danjen Kopassus dan Menteri Pertahanan ini telah mendaftarkan diri sebagai calon presiden bersama Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo.

Pasangan Prabowo-Gibran ini diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang terdiri dari Partai Gerindra, PDIP, PKB, dan PAN.

Salah satu hal yang menonjol dari sosok Prabowo adalah kekayaannya yang fantastis. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dapat dilihat di situs elhkpn.kpk.go.id, Prabowo tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 2.042.682.732.691 atau Rp 2 triliun.

Angka kekayaan itu diperoleh dari laporan terakhirnya pada 31 Maret 2023 untuk periodik 2022.

Sumber Kekayaan Prabowo

Sumber harta kekayaan Prabowo berasal dari berbagai bisnis yang digelutinya sejak masih aktif di militer.

Mulai dari perkebunan kelapa sawit, peternakan domba, hingga pertambangan. Prabowo juga memiliki saham di beberapa perusahaan, seperti PT Tidar Kerinci Agung, PT Nusantara Energy Resources, dan PT Kiani Kertas.

Rincian harta kekayaan Prabowo menurut LHKPN adalah sebagai berikut:

  • Tanah dan Bangunan: Rp 275.320.450.000 (275,3 miliar)
  • Alat Transportasi dan Mesin: Rp 1.258.500.000 (1,2 miliar)
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp 16.359.023.500 (16,3 miliar)
  • Surat Berharga: Rp 1.749.745.259.191 (1,7 triliun)
  • Kas dan Setara Kas: Rp. 2.522.545.835 (2,5 miliar)
  • Utang: Rp 8.000.000.000 (8 miliar)

Dari rincian tersebut, terlihat bahwa Prabowo tidak memiliki uang tunai sama sekali, tetapi memiliki surat berharga yang sangat besar.

Surat berharga adalah instrumen keuangan yang dapat diperdagangkan, seperti saham, obligasi, atau sertifikat deposito. Prabowo juga memiliki utang sebesar Rp 8 miliar, yang mungkin berasal dari pinjaman bank atau pihak lain.

Perbandingan dengan Capres Lain

Jika dibandingkan dengan capres lain, Prabowo jelas merupakan yang terkaya. Anies Baswedan, yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar, memiliki harta kekayaan sebesar Rp 11.477.502.000 atau Rp 11,4 miliar.

Sedangkan Ganjar Pranowo, yang berpasangan dengan Mahfud MD, memiliki harta kekayaan sebesar Rp 5.012.911.000 atau Rp 5 miliar.

Kekayaan Prabowo juga jauh melampaui kekayaan Presiden Joko Widodo, yang pada tahun 2019 memiliki harta kekayaan sebesar Rp 50.248.349.788 atau Rp 50,2 miliar.

Bahkan, jika dijumlahkan, harta kekayaan Prabowo lebih besar dari seluruh anggota kabinet Indonesia Maju, yang pada tahun 2019 memiliki harta kekayaan sebesar Rp 1,5 triliun.

Dampak Kekayaan Prabowo terhadap Pemilu

Kekayaan Prabowo tentu saja memberinya keuntungan dalam pemilu, terutama dalam hal pendanaan kampanye.

Prabowo dapat menggunakan dana pribadinya untuk membiayai berbagai kegiatan, seperti sosialisasi, iklan, atau survei.

Ia juga dapat memberikan sumbangan kepada partai-partai pengusungnya, yang dapat meningkatkan loyalitas dan dukungan mereka.

Namun, kekayaan Prabowo juga dapat menjadi bumerang bagi dirinya. Prabowo dapat diserang oleh lawan-lawannya dengan isu korupsi, nepotisme, atau konflik kepentingan.

Prabowo juga dapat dicurigai oleh publik sebagai orang yang tidak peduli dengan rakyat miskin, atau sebagai orang yang ingin memperkaya diri sendiri dan kelompoknya.

Kesimpulan

Prabowo Subianto adalah capres terkaya dengan harta Rp 2 triliun, yang berasal dari berbagai bisnis yang digelutinya sejak masih aktif di militer.

Kekayaan Prabowo memberinya keuntungan dalam hal pendanaan kampanye, tetapi juga dapat menjadi bumerang bagi dirinya jika tidak dapat menjelaskan dan memanfaatkannya dengan baik.

Prabowo harus mampu meyakinkan publik bahwa ia adalah pemimpin yang bersih, adil, dan berpihak pada rakyat.