News  

Pose AMIN di Surat Suara KPU jadi Sorotan  – Jurnal Faktual

Realita.id – Pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) menjadi pasangan pertama yang mendaftar sebagai calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2024. Mereka diusung oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan, yang terdiri dari Partai NasDem, PKB, dan PKS. Dalam setiap kesempatan, baik saat deklarasi, pendaftaran, maupun pencabutan nomor urut, pasangan AMIN selalu menunjukkan pose khas mereka, yaitu saling menggenggam tangan dengan erat. Pose menarik perhatianpun terlihat di surat suara yang dirilis oleh KPU pada Senin, 13 November 2023.

Apa makna di balik pose AMIN yang menjadi sorotan publik? Menurut Juru Bicara Tim Pemenangan AMIN, Sudirman Said, pose tersebut merupakan simbol kekuatan dan kebersamaan antara Anies dan Muhaimin, serta antara partai-partai pengusung mereka. “Pose itu menunjukkan bahwa mereka bersatu, solid, dan siap memimpin Indonesia ke arah yang lebih baik. Mereka juga ingin menunjukkan bahwa mereka tidak ada beda, tidak ada perpecahan, tidak ada ego sektoral. Mereka adalah satu kesatuan yang harmonis,” kata Sudirman Said. 

Selain itu, pose AMIN juga memiliki makna religius, yaitu mengingatkan kepada nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. “AMIN itu kan singkatan dari Anies-Muhaimin, tapi juga berarti amin, doa yang kita ucapkan setelah berdoa. Jadi, pose itu sekaligus sebagai doa agar mereka mendapat ridho dari Allah dan rakyat Indonesia,” ujar Sudirman Said. 

Pose AMIN di surat suara juga mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan, termasuk dari para pendukung dan simpatisan mereka. Banyak yang menganggap pose tersebut sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Anies dan Muhaimin untuk memenangkan Pilpres 2024. “Saya suka dengan pose AMIN di surat suara. Mereka tampak percaya diri dan bersemangat. Saya yakin mereka akan menjadi pemimpin yang amanah, inovatif, dan nasionalis,” kata Dian, salah seorang relawan AMIN di Jakarta. 

Tidak hanya di surat suara, pose AMIN juga sering dijadikan sebagai bahan meme, parodi, dan candaan di media sosial. Banyak netizen yang mengedit foto Anies dan Muhaimin dengan berbagai latar belakang, seperti di pantai, di gunung, di pesawat, bahkan di luar angkasa. Ada juga yang mengganti wajah Anies dan Muhaimin dengan wajah tokoh-tokoh lain, seperti tokoh kartun, tokoh film, atau tokoh politik lainnya. Meski sebagian besar bermaksud sebagai hiburan, ada juga yang mengkritik atau mengejek pose AMIN dengan nada sarkastis atau sinis. 

Namun, Sudirman Said mengatakan bahwa tim AMIN tidak mempermasalahkan hal tersebut, asalkan tidak mengandung unsur fitnah, hoax, atau ujaran kebencian. “Kami menghargai kreativitas netizen yang membuat meme atau parodi tentang pose AMIN. Kami anggap itu sebagai bentuk partisipasi dan apresiasi publik terhadap pasangan AMIN. Kami juga tidak merasa tersinggung atau marah, karena kami yakin bahwa pose AMIN adalah pose yang positif dan inspiratif,” tutur Sudirman Said. 

Pose AMIN di surat suara memang menjadi salah satu fenomena yang menarik perhatian publik dalam Pilpres 2024. Pose tersebut tidak hanya sekadar pose, tetapi juga mengandung makna dan pesan yang ingin disampaikan oleh pasangan AMIN kepada rakyat Indonesia. Apakah pose tersebut akan membawa keberuntungan bagi pasangan AMIN dalam memperebutkan kursi RI 1 dan RI 2? Kita tunggu saja hasilnya pada 14 Februari 2024.