News  

Poligami Ala Influencer, Istri Hamil Malah Ditinggal Nikah Lagi! – Jurnal Faktual

Alif Teega, seorang influencer, pengusaha, dan pendakwah asal Malaysia, baru-baru ini menjadi pusat perhatian publik dengan pengakuannya bahwa ia telah menikah dengan dua wanita cantik. Yang mengejutkan, ia melakukan poligami saat istrinya yang pertama, Aisyah Hijanah, sedang hamil anak ketiga mereka.

Alif dan Aisyah telah menikah selama beberapa tahun dan telah dikaruniai dua anak. Mereka dikenal sebagai pasangan yang harmonis dan sering membagikan momen kebahagiaan mereka di media sosial. Namun, belakangan ini, Alif mengungkapkan bahwa ia telah menikah dengan wanita lain.

Istri kedua Alif adalah Fatin Umaidah, seorang wanita muda yang ternyata merupakan karyawan di perusahaan milik Alif dan Aisyah. Fatin dan Alif dikabarkan menjalin hubungan selama dua tahun sebelum akhirnya menikah diam-diam.

Alif mengumumkan poligaminya melalui akun TikTok-nya, dengan mengunggah video yang menampilkan dirinya bersama kedua istrinya. Ia mengatakan bahwa ia menikah dengan Fatin untuk menghindari fitnah dan menjalankan sunnah Nabi. Ia juga mengucapkan syukur dan meminta doa dari netizen.

Namun, pengakuan Alif ini menuai beragam reaksi dari publik. Banyak yang mengkritik tindakannya yang dinilai tidak adil dan tidak bertanggung jawab terhadap Aisyah, yang sedang mengandung dan membutuhkan perhatian. Beberapa juga menuding Fatin sebagai orang ketiga yang merusak rumah tangga Alif dan Aisyah.

Di sisi lain, ada juga yang memberikan dukungan dan pujian kepada Alif, yang dianggap berani dan jujur mengakui poligaminya. Mereka mengapresiasi sikap Alif yang tidak menyembunyikan istri keduanya dan menghormati hak-haknya. Mereka juga berharap agar Alif bisa adil dan bahagia bersama kedua istrinya.

Meski demikian, kontroversi ini masih terus berlanjut. Publik menantikan klarifikasi lebih lanjut dari Alif dan kedua istrinya. Bagaimanapun, kisah ini menjadi pelajaran bagi kita semua tentang kompleksitas dan tantangan dalam menjalankan poligami di era modern ini.