News  

Mengintip Kedekatan Pratama Arhan dan Witan Sulaeman, Dua Bintang Timnas Indonesia yang Bersinar di Asia – Jurnal Faktual

Realita.id – Sebelum berangkat ke Korea Selatan untuk melanjutkan karier sepak bolanya, Pratama Arhan menyempatkan diri untuk menjenguk bayi Witan Sulaeman, rekan setimnya di Timnas Indonesia.

Bersama sang istri, Azizah Salsha, Arhan tampak bahagia menggendong Hanina Sulaeman, putri pertama Witan yang lahir pada awal Januari 2024 lalu.

Momen manis ini dibagikan oleh Arhan melalui Instagram Story di akun @pratamaarhan8.

Dalam beberapa foto yang diunggah, Arhan dan Azizah terlihat akrab dengan Witan dan istri serta anaknya.

Arhan memancarkan senyum manisnya saat menggendong Hanina, sementara Azizah juga tampak menggemaskan dengan tatapan manisnya saat menggendong bayi mungil itu.

Witan pun mengucapkan terima kasih kepada Arhan dan Azizah yang sudah jauh-jauh datang ke rumahnya.

“Terima kasih banyak om Arhan dan tante Zizah sudah jauh-jauh datang,” tulis Witan dalam Instagram Storynya @witansulaiman_.

Momen ini menunjukkan kedekatan antara Arhan dan Witan yang sudah bersama-sama membela Timnas Indonesia sejak level junior.

Keduanya merupakan bagian dari generasi emas sepak bola Indonesia yang berhasil menembus level internasional.

Arhan dan Witan sama-sama berusia 22 tahun dan berposisi sebagai bek. Arhan bermain sebagai bek kiri, sementara Witan bermain sebagai bek kanan.

Keduanya memiliki kecepatan, stamina, dan teknik yang mumpuni. Mereka juga memiliki mental juang yang tinggi dan tidak mudah menyerah.

Arhan dan Witan sudah bermain bersama sejak Timnas Indonesia U-19 yang berlatih di Kroasia pada 2020.

Saat itu, mereka dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-20 yang rencananya digelar di Indonesia pada 2021.

Namun, turnamen tersebut dibatalkan karena pandemi Covid-19.

Meski begitu, Arhan dan Witan tidak patah semangat. Mereka terus mengasah kemampuan mereka bersama klub masing-masing.

Arhan bermain untuk PSIS Semarang, sementara Witan bermain untuk Lechia Gdansk, klub yang berlaga di Liga Polandia.

Pada 2021, Arhan dan Witan kembali dipanggil oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2022, Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023, dan Kualifikasi Piala Asia U-23.

Di semua ajang tersebut, Arhan dan Witan tampil impresif dan menjadi andalan lini belakang Timnas Indonesia.

Arhan dan Witan juga berhasil mencetak gol untuk Timnas Indonesia.

Arhan mencetak gol pertamanya saat Timnas Indonesia mengalahkan Taiwan 4-1 pada Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023.

Gol itu dicetak dengan tendangan jarak jauh yang menghujam ke pojok kiri gawang lawan.

Sementara itu, Witan mencetak gol pertamanya saat Timnas Indonesia mengalahkan Tajikistan 2-0 pada Kualifikasi Piala Asia U-23.

Gol itu dicetak dengan sundulan kepala yang memanfaatkan umpan silang dari Evan Dimas.

Arhan dan Witan juga mendapat pujian dari Shin Tae-yong, yang menganggap mereka sebagai pemain yang berpotensi untuk bermain di level yang lebih tinggi.

Shin bahkan memberikan izin khusus kepada Arhan untuk bergabung dengan Suwon FC, klub yang berlaga di Liga Korea Selatan atau K League 1.

Arhan pun naik kasta, setelah sebelumnya hanya bermain di Liga 2 Jepang bersama Tokyo Verdy.

Arhan resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Suwon FC pada 16 Januari 2024. Arhan mendapat kontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan semusim.

Dengan demikian, Arhan dan Witan kini sama-sama bermain di Asia, meski di negara yang berbeda.

Arhan bermain di Korea Selatan, sementara Witan bermain di Polandia.

Keduanya pun berharap bisa terus berkembang dan membawa nama Indonesia di kancah internasional.

Arhan dan Witan juga berharap bisa kembali bersatu bersama Timnas Indonesia untuk mengikuti turnamen-turnamen besar yang akan datang, seperti Piala Asia 2023 dan Piala Dunia 2026.

Mereka juga berharap bisa menjadi inspirasi bagi pemain-pemain muda Indonesia lainnya yang bercita-cita bermain di luar negeri.

Arhan dan Witan adalah dua bintang Timnas Indonesia yang bersinar di Asia.

Mereka adalah bukti bahwa sepak bola Indonesia memiliki talenta-talenta yang mampu bersaing dengan pemain-pemain dari negara-negara lain.

Mereka adalah harapan baru bagi sepak bola Indonesia yang sedang bangkit.