News  

Insinyur Israel Terkejut, Terowongan Hamas Lebih Canggih dari yang Diperkirakan – Jurnal Faktual

Realita.id – Terowongan bawah tanah yang dibangun oleh Hamas di Jalur Gaza menjadi salah satu faktor yang memperpanjang konflik dengan Israel.

Bagaimana terowongan ini dibuat, apa fungsinya, dan mengapa Israel kesulitan menghancurkannya?

Terowongan yang Tak Terduga

Pada 7 Oktober 2023, sebuah serangan mengejutkan terjadi di perbatasan Israel dan Gaza.

Sebuah kelompok militan Hamas muncul dari sebuah lubang di tanah dan menembaki pasukan Israel yang sedang berpatroli.

Serangan ini menewaskan lima tentara Israel dan melukai beberapa lainnya.

Serangan ini menunjukkan bahwa Hamas memiliki jaringan terowongan bawah tanah yang luas dan rahasia di bawah Jalur Gaza.

Terowongan ini tidak hanya digunakan untuk menyelundupkan senjata, bahan peledak, dan barang-barang lain dari Mesir, tetapi juga untuk melancarkan serangan mendadak terhadap Israel.

Israel, yang telah mengepung Gaza sejak 2007, merasa terancam oleh keberadaan terowongan ini.

Israel menganggap terowongan ini sebagai ancaman strategis dan berusaha menghancurkannya dengan serangan udara dan darat.

Namun, upaya Israel tidak mudah. Terowongan Hamas ternyata lebih canggih, kokoh, dan luas dari yang diperkirakan.

Bahkan, seorang insinyur militer Israel mengaku terkejut dengan kecanggihan teknologi terowongan Hamas.

“Kami tahu inilah yang kami harapkan untuk dilihat, tetapi saya tidak mengharapkan terowongan ini begitu kuat, ada banyak beton, tangga, dan persimpangan di dalam terowongan ini. Saya kira itu akan sedikit lebih primitif, tetapi ini benar-benar canggih,” katanya.

Terowongan yang Menjadi Jalur Hidup

Terowongan bawah tanah di Gaza bukanlah hal baru. Sejak masa pendudukan Israel, terowongan ini telah digunakan oleh penduduk Gaza untuk mengatasi blokade dan isolasi.

Terowongan ini menjadi jalur hidup bagi mereka untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan, seperti makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan bahkan hewan ternak.

Ketika Hamas mengambil alih Gaza pada 2007, terowongan ini berkembang menjadi lebih profesional dan sistematis. Hamas mengorganisir dan mengawasi terowongan ini dengan ketat.

Hamas juga mengambil keuntungan dari terowongan ini dengan memungut pajak dari barang-barang yang masuk dan keluar.

Terowongan ini juga menjadi aset utama Hamas untuk memperkuat militernya. Hamas menggunakan terowongan ini untuk menyelundupkan senjata, roket, dan bahan peledak dari Mesir dan Iran.

Hamas juga menggunakan terowongan ini untuk menyimpan persenjataan, melatih pasukannya, dan melancarkan serangan terhadap Israel.

Menurut perkiraan, terdapat sekitar 1.000 terowongan di bawah Gaza, dengan panjang total mencapai 2.000 kilometer.

Terowongan ini memiliki kedalaman bervariasi, mulai dari 10 meter hingga 30 meter. Terowongan ini juga dilengkapi dengan sistem ventilasi, listrik, komunikasi, dan bahkan rel kereta api.

Terowongan yang Sulit Dihancurkan

Israel, yang merasa terganggu oleh terowongan Hamas, telah berusaha menghentikan aktivitas terowongan ini dengan berbagai cara.

Israel telah membangun pagar pengaman di sepanjang perbatasan Gaza, menggali parit, dan menggunakan teknologi sensor untuk mendeteksi terowongan.

Israel juga telah melakukan serangan udara dan darat untuk menghancurkan terowongan yang terdeteksi.

Namun, upaya Israel tidak sepenuhnya berhasil. Terowongan Hamas ternyata sangat sulit untuk dihancurkan. Terowongan ini dibangun dengan beton yang tebal dan kuat, sehingga tahan terhadap ledakan.

Terowongan ini juga memiliki banyak pintu masuk dan keluar yang tersembunyi, sehingga sulit untuk dilacak. Terowongan ini juga memiliki banyak cabang dan persimpangan, sehingga sulit untuk ditelusuri.

Selain itu, terowongan Hamas juga memiliki sistem pertahanan yang canggih. Terowongan ini dilengkapi dengan kamera pengawas, jebakan, dan ranjau.

Terowongan ini juga dijaga oleh pasukan Hamas yang bersenjata lengkap dan siap berperang. Terowongan ini juga memiliki sistem peringatan dini, sehingga Hamas dapat mengetahui jika ada serangan Israel.

“Kami biasanya tidak masuk, tetapi kami menjelajahinya, dan kami melihatnya, jadi ini benar-benar mengejutkan,” kata seorang perwira militer Israel.

Terowongan yang Masih Misterius

Meskipun telah melakukan berbagai upaya, Israel masih belum dapat menguasai terowongan Hamas. Israel mengakui bahwa mereka masih tidak tahu berapa banyak terowongan yang ada, di mana letaknya, dan apa fungsinya. Israel juga mengakui bahwa mereka masih tidak memiliki teknologi yang efektif untuk menghancurkan terowongan ini.

Terowongan Hamas masih menjadi misteri bagi Israel. Terowongan ini masih menjadi ancaman bagi Israel. Terowongan ini masih menjadi harapan bagi Hamas.

Terowongan Hamas masih menjadi rahasia di bawah tanah yang mengejutkan Israel.