News  

Antara Anies, Prabowo dan Ganjar – Jurnal Faktual

Realita.idSiapa yang akan memimpin Indonesia pada 2024? Pertanyaan ini menjadi sorotan publik seiring dengan semakin dekatnya Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Sejumlah lembaga survei berlomba-lomba merilis hasil penelitiannya terkait elektabilitas para tokoh yang berpotensi menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Salah satu lembaga survei yang merilis hasil surveinya adalah Poltracking Indonesia. Lembaga ini melakukan survei head to head capres 2024 di Provinsi Jawa Timur, yang merupakan provinsi terbesar kedua di Indonesia dari segi jumlah penduduk.

Survei ini menunjukkan bahwa bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto unggul dari dua kandidat bakal capres lainnya, yaitu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Metode Survei

Survei Poltracking Indonesia dilakukan pada 25 September hingga 1 Oktober 2023 dengan melibatkan 1.000 responden yang dipilih dengan metode stratified multistage random sampling.

Para responden merupakan warga Jawa Timur dengan kriteria sudah di atas 17 tahun dan sudah mempunyai hak memilih.

Survei dilakukan dengan metode wawancara melibatkan surveyor terlatih. Adapun margin of error survei ini +/- 3,1% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Terdapat tiga simulasi yang dilakukan dalam head to head. Berikut ini simulasi head to head 3 kandidat capres untuk Pemilu 2024:

  • Simulasi 1
    • Ganjar Pranowo: 51,9%
    • Anies Baswedan: 17,6%
    • Tidak tahu/tidak jawab: 30,5%
  • Simulasi 2
    • Prabowo Subianto: 53,4%
    • Anies Baswedan: 17,9%
    • Tidak tahu/tidak jawab: 28,7%
  • Simulasi 3
    • Prabowo Subianto: 42,3%
    • Ganjar Pranowo: 40,5%
    • Tidak tahu/tidak jawab: 17,2%

Hasil dan Analisis

Dari ketiga simulasi, terlihat bahwa Prabowo Subianto memiliki elektabilitas tertinggi di Jawa Timur, baik saat berhadapan dengan Anies Baswedan maupun Ganjar Pranowo.

Prabowo Subianto berhasil meraih lebih dari 50% suara saat berhadapan dengan Anies Baswedan, dan unggul tipis dari Ganjar Pranowo dengan selisih kurang dari 2%.

Anies Baswedan, yang merupakan Gubernur DKI Jakarta, tampaknya kurang diminati oleh pemilih Jawa Timur.

Elektabilitasnya hanya berkisar di angka 17%, jauh di bawah Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Hal ini mungkin disebabkan oleh faktor geografis, kultural, dan isu-isu yang diangkat oleh Anies Baswedan.

Ganjar Pranowo, yang merupakan Gubernur Jawa Tengah, menjadi pesaing terberat Prabowo Subianto di Jawa Timur.

Elektabilitasnya hampir menyamai Prabowo Subianto, meskipun masih kalah tipis. Ganjar Pranowo memiliki keunggulan sebagai tokoh yang berasal dari Jawa dan memiliki popularitas tinggi di wilayah tersebut.

Selain itu, Ganjar Pranowo juga dikenal sebagai tokoh yang progresif, moderat, dan berprestasi dalam memimpin Jawa Tengah.

Direktur Riset Poltracking Indonesia Arya Budi mengatakan bahwa dari ketiga simulasi, Prabowo dan Ganjar bersaing secara ketat.

“Dalam tiga simulasi dimana ada Anies dua-duanya kompetitif, dalam simulasi dimana tidak ada Anies dua duanya juga kompetitif,” ujar Arya.

Perbandingan dengan Survei Lain

Hasil survei Poltracking Indonesia ini cukup berbeda dengan hasil survei beberapa lembaga lain yang juga merilis hasil penelitiannya terkait elektabilitas capres 2024. Berikut adalah beberapa hasil survei yang dirilis oleh lembaga lain:

  • LSI Denny JA: Prabowo Subianto 52%, Ganjar Pranowo 41,6%, Anies Baswedan tidak masuk dalam simulasi.
  • Utting Research: Ganjar Pranowo 34%, Prabowo Subianto 33%, Anies Baswedan 27%.
  • LSN Gema Nusantara: Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 49,5%, Anies Baswedan-Cak Imin 24,3%, Ganjar Pranowo-Mahfud MD 20,5%.

Dari perbandingan tersebut, terlihat bahwa Prabowo Subianto masih menjadi kandidat capres yang paling kuat di sebagian besar survei, meskipun dengan margin yang tipis atau bervariasi.

Ganjar Pranowo menjadi pesaing terdekat Prabowo Subianto, dan bahkan unggul di beberapa survei. Anies Baswedan masih berada di posisi ketiga, dan perlu meningkatkan elektabilitasnya jika ingin bersaing dengan dua kandidat lainnya.

Kesimpulan

Hasil survei Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa Prabowo Subianto unggul dari Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo di Jawa Timur.

Namun, persaingan antara Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo masih sangat ketat, dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Anies Baswedan perlu mengejar ketertinggalannya dari dua kandidat lainnya, dan menawarkan visi dan misi yang lebih menarik bagi pemilih Jawa Timur.

Pilpres 2024 masih terbuka lebar untuk siapa saja yang ingin memimpin Indonesia pada periode berikutnya.