News  

7 Ciri-Ciri Emas Asli yang Harus Diketahui Ibu-Ibu Sebelum Membeli Perhiasan – Jurnal Faktual

Realita.idEmas adalah salah satu logam mulia yang paling diminati oleh banyak orang, terutama ibu-ibu. Selain sebagai perhiasan yang cantik dan elegan, emas juga bisa menjadi investasi yang menguntungkan.

Namun, tidak semua perhiasan emas yang dijual di pasaran adalah emas asli. Ada juga yang palsu atau berisi campuran logam lain yang bisa merugikan Anda.

Bagaimana cara membedakan perhiasan emas asli dan palsu? Apa saja ciri-ciri emas asli yang bisa Anda kenali? Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk menguji keaslian perhiasan emas Anda:

  • Emas asli tidak bersifat magnetis. Emas asli tidak akan tertarik oleh magnet, sedangkan emas palsu biasanya mengandung besi atau logam lain yang bersifat magnetis. Anda bisa mencoba mendekatkan perhiasan emas Anda ke magnet untuk melihat apakah ada reaksi atau tidak. Jika perhiasan Anda bergerak atau menempel ke magnet, maka itu bukan emas asli.
  • Emas asli merupakan penghantar panas dan listrik yang baik. Emas asli memiliki sifat konduktif yang tinggi, artinya ia bisa memindahkan panas dan listrik dengan cepat. Anda bisa mencoba memanaskan perhiasan emas Anda dengan api atau menyentuhkannya ke baterai. Jika perhiasan Anda cepat panas atau mengeluarkan percikan listrik, maka itu adalah emas asli. Jika tidak, maka itu adalah emas palsu atau berisi campuran logam lain yang kurang konduktif.
  • Emas asli tidak korosif. Emas asli memiliki warna yang tetap dan tidak berubah seiring waktu. Emas asli tidak akan berkarat, ternoda, atau pudar meski terkena air, udara, atau zat kimia. Anda bisa mencoba mencelupkan perhiasan emas Anda ke dalam air atau cuka untuk melihat apakah warnanya berubah atau tidak. Jika warnanya tetap, maka itu adalah emas asli. Jika warnanya memudar, berubah, atau mengelupas, maka itu adalah emas palsu atau berlapis.
  • Emas asli memiliki tanda atau kode yang menunjukkan kadar kemurniannya. Emas asli biasanya memiliki tanda atau kode yang terukir di permukaan atau gespernya. Tanda atau kode ini menunjukkan berapa banyak emas murni yang terkandung dalam perhiasan tersebut. Biasanya, tanda atau kode ini menggunakan satuan karat, misalnya 10K, 18K, atau 24K. Semakin tinggi karatnya, semakin murni emasnya. Anda bisa mencari tahu tanda atau kode ini dengan menggunakan kaca pembesar atau alat perbesar lainnya. Jika Anda tidak menemukan tanda atau kode ini, maka itu bisa jadi emas palsu atau ilegal.
  • Emas asli diukur dengan karat. Karat adalah satuan yang digunakan untuk mengukur kadar kemurnian emas. Satu karat setara dengan 1/24 bagian emas murni dalam suatu logam. Emas murni memiliki kadar 24 karat, artinya ia tidak mengandung logam lain sama sekali. Emas yang biasa digunakan untuk perhiasan biasanya memiliki kadar antara 10 karat hingga 22 karat, artinya ia mengandung campuran logam lain seperti perak, tembaga, atau nikel. Semakin rendah karatnya, semakin banyak campuran logam lainnya. Anda bisa mengetahui karat emas Anda dengan melihat tanda atau kode yang terukir di perhiasan Anda, atau dengan menggunakan alat pengukur karat yang bisa Anda beli di toko perhiasan atau online.
  • Emas asli bersifat padat. Emas asli memiliki berat jenis yang tinggi, artinya ia memiliki massa yang besar dalam volume yang kecil. Emas asli akan terasa berat dan padat ketika Anda pegang. Emas palsu biasanya lebih ringan dan lebih besar volumenya. Anda bisa mencoba menimbang perhiasan emas Anda dengan timbangan digital atau analog untuk melihat berapa beratnya. Anda juga bisa mencoba menenggelamkan perhiasan emas Anda ke dalam air untuk melihat apakah ia tenggelam atau mengapung. Emas asli akan tenggelam, sedangkan emas palsu akan mengapung atau tenggelam lebih lambat.
  • Emas asli tidak mudah bereaksi dengan zat kimia. Emas asli memiliki sifat yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan zat kimia lain. Emas asli tidak akan berubah warna, berkarat, atau berlubang ketika terkena zat kimia seperti asam, basa, atau garam. Emas palsu biasanya lebih reaktif dan mudah terpengaruh oleh zat kimia. Anda bisa mencoba meneteskan cairan asam nitrat ke permukaan perhiasan emas Anda untuk melihat apakah ada reaksi atau tidak. Jika perhiasan Anda berubah warna, berbusa, atau berlubang, maka itu bukan emas asli.

Itulah beberapa ciri-ciri perhiasan emas asli yang wajib ibu-ibu tahu. Dengan mengetahui ciri-ciri ini, Anda bisa lebih waspada dan berhati-hati ketika membeli atau menjual perhiasan emas Anda.

Jangan sampai Anda tertipu oleh emas palsu yang bisa merugikan Anda secara finansial maupun estetika. Selalu periksa keaslian perhiasan emas Anda dengan cara-cara di atas, atau dengan bantuan profesional jika perlu.